Viral Siswa SMA di KBB Ditugasi Menggambar Alat Reproduksi
Whisnu Pradana - detikJabar
Selasa, 29 Apr 2025 16:48 WIB
Ilustrasi. (Foto: detikcom/thinkstock)
Bandung Barat - Jagat maya dihebohkan dengan sebuah konten yang menunjukkan sejumlah siswa di salah satu SMA sedang menggambar alat kelamin atau reproduksi saat pelaksanaan ujian mata pelajaran Biologi.
Berdasarkan penelusuran, hal tersebut terjadi di SMA Negeri 1 Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Berdasarkan video yang dilihat detikJabar di akun tiktok @mulutnetizzen , terlihat siswa di dalam kelas fokus mengerjakan soal yang diberikan guru.
Guru pengawas kemudian merekam aktivitas ujian di dalam kelas tersebut, terlihat seorang siswa sedang menggambar alat kelamin laki-laki di sebuah kertas.
Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Provinsi Jawa Barat, Nonong Winarni mengatakan pihaknya sudah mendapatkan informasi yang viral di media sosial tersebut.
"Saya pribadi dapat informasinya dari teman wartawan, kemudian kami sudah menugaskan tim untuk datang ke SMAN 1 Cililin," kata Nonong saat dikonfirmasi, Selasa (29/4/2025).
Nonong mengatakan, ia masih menunggu laporan dari tim yang diterjunkan ke SMAN 1 Cililin mengenai video viral tersebut. Pihaknya ingin memastikan apakah ada unsur kesengajaan atau tidak di balik peristiwa tersebut.
"Kami menunggu dulu hasil pendalaman dari tim yang hadir kesana. Nanti akan kami lihat apakah ini kesalahannya fatal atau bagaimana, jadi masih kita tunggu dulu," jelas Nonong.
Ia mengatakan jika ada unsur pelanggaran yang dilakukan secara sengaja, pihaknya bakal memberikan teguran dan sanksi terhadap guru serta Kepala SMAN 1 Cililin sebagai pembina guru.
"Nanti akan ada teguran termasuk buat kepala sekolah, supaya bisa menyusun perangkat pembelajaran yang lebih baik lagi dan membina guru supaya tidak seperti itu," ujar Nonong.
Nonong mengatakan guru tersebut kurang hati-hati dalam memilih kalimat yang digunakan dalam memberikan penugasan tentang alat reproduksi yang menjadi salah satu materi di dalam mata pelajaran Biologi.
"Kemungkinan gurunya kurang hati-hati dalam menggunakan istilah, sehingga menimbulkan multitafsir. Kalau disi.ak videonya, itu kan sedang menggambar alat reproduksi kemudian menjelaskan bagian-bagiannya," kata Nonong.
Tanggapan saya tentang berita siswa SMA di KBB yang ditugasi menggambar alat reproduksi adalah bahwa ini merupakan situasi yang perlu ditanggapi secara bijak dan proporsional.
Di satu sisi, pendidikan tentang sistem reproduksi memang bagian penting dari kurikulum biologi, terutama di tingkat SMA, karena menyangkut pengetahuan dasar tentang tubuh manusia, kesehatan, dan perkembangan remaja. Namun di sisi lain, cara penyampaian materi ini harus sensitif terhadap norma sosial, budaya, dan psikologis siswa.
Kalau tugas tersebut diberikan tanpa penjelasan konteks ilmiah yang cukup atau tanpa pendekatan pedagogis yang tepat, maka bisa menimbulkan kesalahpahaman, rasa malu, bahkan trauma pada siswa. Apalagi jika hal itu disebarkan di media sosial, maka masalahnya bukan hanya pendidikan, tapi juga etika dan profesionalisme guru.
Jadi, saya melihat ini sebagai pelajaran penting: bukan hanya tentang materi yang diajarkan, tapi bagaimana materi itu disampaikan. Guru perlu dilatih agar bisa membahas topik-topik sensitif dengan cara yang edukatif, etis, dan empatik.
Baru tau😯
ReplyDelete